Senin, 30 April 2012

CIRI-CIRI WANITA (ISTRI) IDAMAN & SHALEHAH

CIRI-CIRI WANITA (ISTRI) IDAMAN & SHALEHAH
.
Bismillah, Walhamdulillah, Washshalatu ‘Ala Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam…


Sebelumnya kita sudah bercerita tentang laki-laki idaman, dan pada bagian dua ini kita akan berbicara tentang ciri wanita idaman; Karna menjawab pemintaan beberapa teman.
Dan yang akan kita sebutkan adalah beberapa sifat penting. Maka bagi sahabat yang punya ilmu tentang ini silahkan di tambah. Wallahu Muwafiq..
.
Hidayah Qur’an:

Firman Allah Ta’ala:
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”. (QS. Ar-Rum: 21).
.
Hidayah Sunnah:

Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
" إِنَّمَا الدُّنْيَا مَتَاعٌ ، وَلَيْسَ مِنْ مَتَاعِ الدُّنْيَا شَيْءٌ أَفْضَلَ مِنَ الْمَرْأَةِ الصَّالِحَةِ." (رواه مسلم 1465 وابن ماجة).
“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan, dan tidak ada perhiasan dunia yang lebih afdhal (utama) dari wanita yang shalehah (istri shalehah)”. (HR. Imam Muslim 1465 dan Ibnu Majah).

.
Diantara sifat-sifat wanita idaman:

1. Beragama, ini adalah syarat muthlaq sebagamana pd tulisan sebelumnya syarat utk laki-laki. Sebagaimana pd ayat:
“…Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik,…”. (QS. Al-Bqarah: 221).
Dan firman-Nya:
والطيبات للطيبين والطيبون للطيبات
“…Dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula),…” (QS. An-Nur: 26).
Dan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
تُنْكحُ الْمَرْأَةُ لأرْبَعٍ: لمالها ولِحَسَبها ولِجَمَالها وَلدينها: فَاظْفَرْ بذاتِ الدِّينِ تَربَتْ يَدَاكَ " مُتّفَقٌ عَلَيْهِ
"Perempuan itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena status orang tuanya/ keluarganya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Karena itu, nikahilah perempuan karena agamanya, maka kamu akan memperoleh keuntungan yang tidak terhingga". (HR. Muttafaqun ‘ALaih).
.
2. Dari keluarga dan keturunan baik-baik; sebagaimana pada hadits diatas: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal: (diantaranya) …karna factor keluarga (atau keturunan)”.
Dan pd hadits: تخيروا لنظفكم ، فانكحوا الأكفـاء ،وأنكحوا إليهم
“Pilihlah yang baik-baik untuk (tempat) sperma kalian. Nikahilah wanita yang setara (sekufu’) dan nikahilah mereka dengannya!” (Sunan Ibnu Majah (1968)).
.
3. Kecantikan; pada hakikatnya semua wanita itu cantik, sehingga Islam melarangnya keluar rumah tanpa perlu dan tanpa hijab syar’i.
Dan disini kita tidak akan berbicara cantik paras saja, akan tetapi cantik segalanya: cantik paras (relatif), cantik tubuh (alias berbody bagus) karna berguna sekali utk melahirkan, cantik akhlaq..dan inilah yg paling penting.
.
4. Harta; dan ini juga bukan syarat mutlaq ia hanyalah penyempurna, sebab pd umumnya nafkah ditanggung oleh laki-laki.
Dari empat syarat ini, Nabi menganjurkan kita agar lebih memperhatikan Agamanya, sebagaimana sabda Beliau:
“Janganlah kamu menikahi seorang wanita karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu membuatnya hina. Janganlah kamu menikahi seorang wanita karena hartanya, mungki harta itu membuatny melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, sebab budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama.”(HR. Ibnu Majah).
.
5. Cinta suami; mungkin kita heran apakah ada wanita yg tidak mencintai suaminya? Jawabannya “ADA”. Karna ada sebagian wanita yg tak beragama hanya menjadikan suami sebagai wadah utk hiburan bukan utk taat. Maaf ngomong, bahkan ada yg menjadikan suaminya sebagai sumber rizki dan nafsu belaka.
.
6. Beranak; Maksudnya adalah tidak mandul, sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
تزوجوا الودود الولود فإني مكاثر بكم يوم القيامة
“Nikahilah wanita yang penyayang dan berpotensi beranak banyak, karena aku akan membanggakan jumlah kalian kepada umat-umat yang lain di hari kiamat” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i).
.
7. Patuh & menurut (Taat Suami); Dan inilah salah satu sifat jami’ (menyeluruh) dari wanita shalihah, karna wanita yang mentaati suaminya akan masuk Sorga dari pintu manapun yang dia inginkan. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
إذا صلت المرأة خمسها وصامت شهرها وحفظت فرجها وأطاعت زوجها قيل لها ادخلي الجنة من أي أبواب الجنة شئت
“Apabila seorang wanita menjaga shalatnya yg lima waktu, puasa pd bulan (Ramadhan), menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya. Maka akan di katakan kepadanya “Masuklah kamu ke dalam Sorga, dari pintu manapun yg kamu suka!”. (HR. Ibnu Hiban dan di Shahihkan oleh Albani).
.
8. Penyabar dan tidak pemarah; Karna bisa jadi seorang wanita mendapat suami yang pemarah, namun dengan ketabahan dan sabaran yang dimilikinya. Sifat marah ini akan berubah menjadi lembut.
.
9. Menjaga rahasia suami dan rumah tangga; Baik itu rahasia hubungan keduanya (hubungan intim), menutup aib dan kekurangan suaminya, dan menjaga rahasia keluarga mereka yang tidak boleh di beberkan walaupun kepada keluarga dua belah pihak.
.
10. Menyenangkan suaminya ketika di pandang;
Ini merangkum beberapa sifat fitri (memang sifat pribadinya) dan muktasabah (yg muncul dari tuntutan Agama dan Dunia). Seperti: Tidak egois, rendah hati, baik tutur bicaranya, pandai menjaga kebersihan diri dan rumahnya, pandai menjaga kecantikan dirinya, dll).
.
11. Setia dan menjaga harta suaminya; Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
وإذا غاب عنها حفظته في نفسها وماله
“…Dan apabila suami tidak ada (bepergian), dia memelihara dirinya dan harta suaminya”.
.
12. Mudah mengalah; yaitu: Apabila suaminya marah dia tidak membalas kemarahan tersebut dg kemarahan pula, akan tetapi membalas dengan kelembutan dan keramahan.
.
13. Rajin beribadah; seperti: Shalat malam, dhuha, membaca Al-Qur’an, dan puasa sunat setelah minta izin dari suaminya. Karna ibadah adalah sumber kebahagian dunia dan akhirat, apalagi dunia rumah tangga.
.
14. Berakhlaq mulia; Dan ini adalah salah satu sifat-sifat penting dan penyempurna, sebab kebanyakan laki-laki lebih memilih wanita yang berakhlaq mulia.
.
15. Pandai bergaul dengan keluarga suaminya; seperti: Ibu, bapak dan saudara/i-nya. Karna sebagian hati suami terletak pada kepandaian seorang istri bergaul dengan keluarganya.
Dan bahkan hubungan suami sering retak akibat kurang padainya seorang wanita bergaul dengan keluarga suaminya.
.
16. Memiliki ilmu serta pandai mendidik anak-anaknya; karna suami mana yang tidak suka melihat istrinya pandai dan bijak mendidik anak-anak mereka. sehingga dengan ketaatan anak-anak mereka akan membuat para suami tenang dan lega, karna usaha kerasnya mencari nafqah tidak sia-sia.
.
17. Bijak; ini adalah sifat jarang kita lihat pada diri wanita. Dan sifat ini di contohkan sendiri oleh Ummu Salamah istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, pada waktu shulh Hudaibiyah, dimana kaum muslimin tidak jadi berhajji. Lalu Nabi menyuruh mereka menyemblih hewan korbannya, namun mereka tidak melaksanakan.
Sehingga beliau mengadu kepada Ummu Salah, dan dengan bijak beliau menjawab: “Seblih (hewan kurban) dan cukur rambutmu dulu wahai Rasulullah! Maka mereka (para sahabat) akan mengikutinya.

Dan begitu juga kebijakan Ibunda Kadhijah, ketika Nabi pertama kali mendapat wahyu sehingga membuat beliau takut. Namun khadijah dg bijak berkata dan menenangkan suaminya: “Demi Allah, Allah tidak akan mengecewakanmu.”
.
Allahu A’lam..
.
By: Muherman Numrah Al-Minangkabawy

0 komentar:

Poskan Komentar